MAIDUGURI, KOMPAS.com-Pemimpin kelompok militan Islam yang memicu kerusuhan berdarah di Nigeria dalam beberapa hari terakhir tewas.
Kematian Mohammed Yusuf diumumkan beberapa jam setelah polisi mengatakan mereka menangkap Yusuf di kota Maiduguri. Tidak disebutkan sebab-sebab kematian Yusuf.
Yusuf memimpin kelompok militan Boko Haram yang ingin menggulingkan pemerintahan dan menerapkan hukum Islam secara keras. Para pendukung kelompok itu memicu kerusuhan di wilayah Nigeria timur laut yang menewaskan lebih 300 orang.
"Dia telah tewas. Anda bisa datang dan menyaksikan jenazahnya di markas kepolisian," kata Isa Azare, juru bicara kepolisian Maiduguri kepada Reuters. Yusuf sebelumnya ditangkap dari persembunyiannya di sebuah kandang kambing di rumah mertuanya.
Sementara itu juru bicara gubernur Borno, Usman Ciroma mengatakan, "Saya melihat jenazahnya di markas polisi. Saya yakin dia ditembak saat berusaha kabur." Kantor berita AFP melaporkan, jenazah Yusuf yang penuh lubang peluru ditayangkan di televisi.
Pasukan keamanan Nigeria terkenal dengan reputasi buruk dalam melakukan tindakan brutal dan berbagai kelompok hak asasi manusia menuduh mereka sering melakukan pembunuhan sewenang-wenang.
0 comments:
Post a Comment